Sabtu, 07 Juni 2014

Viva jkt48

Oshy? Wota?Je Ka Te por ti eig

Engga tau kenapa gue lebih tertarik sama goup ini di banding princes dan blink atau sejenis boy band dan girl band lainnya.
Walaw pun banyak yang bilang group ini kaya mau reonian bahkan mau tauran, tapi bodo amat. I like it.
Gue sendiri engga terlalu tau dan paham tentang isi dari JKT48 ini. Baik dari kisah perjalanan nya, fans nya hingga member nya.
Gue bukan cowo yang fanatik dengan jkt48 , gue juga bukan fans yang nendambakan sosok idola. Gue juga engga tau arti dari ucapan para wota ketika jkt48 tampil. Dan gue juga engga punya LS . Tapi gue suka JKT48. Suka dari lagu lagunya, nadanya, dan suka sma membernya. Kalau bahasa nya itu oshy .

Kemarin tanggal 5 juni hari kamis pas panget film perdana JKT48 tayang di bioskop. Judulnya "VIVA JKT48"

Gue mau ceritain sedikit film Viva JKT48 yang gue tonton ini.
Viva jkt48 membuka kisah dengan delapan member JKT48; Melody, Nabilah, Haruka, Ayana, Shania, Rona, Yuvia, dan Naomi, mereka terdampar di sebuah pulau kecil banyak binatang (kebun binatang) xD. 8 member ini ada di dalam sebuah koper yang cukup besar ukurannya. Ceritanya si mereka tidak bisa mengingat
dengan jelas apa yang terjadi kepada
mereka sebelumnya. Tau tau mereka ada didalam koper gitu.
Tampang polos mereka itu yang bikin gemesin pas keluar dari koper. Apalgi nabhila keliatan banget cakepnya. Mereka berkumpul . "Ini dimana?" "Kok kita bisa ada dsini?" dan akhirya mereka bergegas kembali Jakarta, namun engga tau mau naik apa. Akhirnya naik mobil alias nge BEeM . Mereka segera ke jakarta untuk tampil di Teater JKT48 . Namun pas di theater teryata mereka mengetahui bahwa
Miss Kejora (Ayu Dewi) telah mengambil
alih teater mereka dan memberikannya
kepada idol group anyar binaannya,
Yaitu BKT48. Mungkin BKT itu BinalTeam48 hahaaha. Para member pun pergi, Seolah belum cukup, berita buruk lain menghampiri mereka; mereka menemui Takeshi-san (Nobuyuki Suzuki), manajer JKT48 ke rumah nya langsung dan takeshi san bilang bahwa ka resmi mengundurkan diri dan mengabarkan bahwa JKT48 telah dibubarkan.
Apalagi ketika takeshi san bilang kalau anaknya masuk rumah sakit.

Para member akhirnya pergi ke lawson dan membeli 2 teh manis degan 8 sedotan. Maklum mereka engga punya duit. Akhirnya para member mendapat bantuan dari 3 wota setianya. Hingga akhirnya para member nginap di kos kosan 3 wota itu. Engga lupa . 3 wota itu meminta tanda tangan para member di baju, poster bahkan di foto bara member.

Para member berusaha merebut kembali teather mereka. Satu-satunya cara untuk mendapatkan posisi mereka kembali adalah dengan menyetorkan uang sebesar Rp 1 miliar kepada Miss Kejora.
Mereka bingung harus dapet dari mana uang sebesar itu. Sepercik wahyu turun #jengjengg. Mau ga mau unyuk dapet duit sebanyak itu degan mengadakan konser dadakan . Dengan bantuan dari tiga Wota
setia, mereka pun berjuang untuk mendapatkan modal demi mengadakan konser besar. Di mulai dari konser kecil di sebuah taman. Dan engga lupa di upload di youtube . Biar para wota percaya bahwa JKT48 belum bubar. Sedikit demi sedikit uang pun terkumpul. Di tambah lagi
Dengan bantuan 3 wota , mereka menjual baju dan poster asli di tandatangani oleh member.. alhasil uang terkumpul. Dan jkt48 membuka konser dadakn di lapangan terbuka .sebelum konser di mulai. Mis kejora memakai dukun / pawang hujan. Biar konser jkt 48 itu gagal. Yaa. Si pawang hujan pun berhasil menurunkan hujan yg lebat. Jkt48 yang sudah di atas panggung sedih.konser yg ingin dia adakan malam itu gagal karenq hujan. Mereka pasrah. Gimana mau konser kalau hujan . Bebrpa menit kemudian, dari sudut kanan warna warni LS pun mendekat. Gilaa wota dateng bergerombolan. (Gue merinding) lari dengan kencang menghampiri panggung. Member jkt48 terkagum dan akhirnya berhasil menggelar konser dengan di temani hujan dan .memenangkan kembali teater sekaligus menunjukkan kepada para penggemar (dan Miss Kejora, tentunya) bahwa JKT48 masih bersatu dengan teguh.

Tapi gue sedikit kecewa Landasan fakta bahwa masaproduksi Viva JKT48 hanya memakan waktu dua minggu dengan editing sekitar sebulan adalah pemicunya. Apyang bisa Anda harapkan dari sebuah
film dengan ritme kerja serba kejar-
kejaran semacam ini? Jelas yang harus
dilakukan pertama kali yakni menekan
ekspektasi serendah-rendahnya untuk
meminimalisir kekecewaan. Kekacauan
hasil dari proses pembuatan yang tergesa-gesa memang terpampang jelas
di Viva JKT48 ; skrip yang kurang dimasak hingga matang, editing yang
lompat kesana kemari,apalagi pas lagi latihan lagi keputer lagu RIVER. Malah lombat ke adegan mis kejora.  hingga (tentu saja) penampilan dari para member
yang tak luwes saat berlakon di depan
kamera akibat kurangnya waktu untuk
mendalami karakter saat reading .
Apabila tidak mendapat penanganan
yang sigap dan teliti, segala kekacauan
ini bisa jadi berkembang menjadi
bencana besar yang mengerikan.

Tapi bagi gw ini berhasil meluncurkan
Viva JKT48 sebagai sebuah tontonan
yang gegap gempita, penuh dengan
kesenangan, dan mengasyikkan. Para
penggemar berat (atau katakanlah, wota) akan menyenangi hidangan dari Awi ini, terlebih para member terlihat lebih cantik dari biasanya, sementara mereka yang masih awam perihal idol group ini akan tetap mampu menikmatinya karena sekalipun film memang ditujukan oleh para fans – terlihat dari humor sarat referensi yang kebanyakan hanya bisa dimengerti oleh kalangan penggemar – ada banyak pula kelucuan yang mewakili penonton awam. Salah dua yang menonjol adalah celetukan dari tokoh yang diperankan oleh Soleh Solihun dan Babe Cabiita mengenai kostum yang dikenakan oleh para member.

Walaupun masih jauh dari sempurna, tujuan utamanya untuk menghidangkan film ini sebagai tontonan hiburan yang seru setidaknya telah tercapai. Viva JKT48 akan terasa menyenangkan bagi
penggemar dan informatif bagi penonton awam yang ingin mengenal lebih jauh idol group fenomenal ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar